Sukses Kakak Beradik Mengolah Susu Nabati Menjadi Puding

bisnis puding puyo

Bisnis kuliner adalah salah satu jenis bisnis yang cukup menjamur dan dirasa memiliki peluang yang menjanjikan. Apa yang membuat orang khususnya para anak-anak muda kini mulai berbondong-bondong untuk menggeluti bisnis makanan/minuman ini. Hal ini disebabkan karena selama manusia itu masih hidup dan membutuhkan makan dan minum selama itu pula bisnis ini akan semakin berkembang.

Jenis makanan yang juga banyak disukai adalah jenis makanan penutup (dessert). Biasanya dessert adalah makanan yang tidak terlalu berat seperti misalnya cupcake, agar-agar, puding, dan lainnya. Pasangan kakak adik Adrian Christopher Agus dan Eugenie Patricia Agus adalah salah satu yang bisa melihat peluang dari hal ini. Makanan penutup yang juga populer di masyarakat adalah puding, ini pula lah yang membuat keduanya akhirnya membuat bisnis puding bernama Puyo.

(Baca Juga : Putri Indahsari Tanjung, Sosok Muda Yang Sukses Dirikan Bisnis EO)

puyo dessert

Bisnis ini di mulai pada Juli tahun 2013 dimana dimulai dengan keisengan sang ayah yang sedang membuat resep puding. Dan ternyata itu berhasil karena rasanya enak. Dari situ mereka mulai menjualnya ke pasar dan tiada disangka mendapatkan respon yang sangat positif dan sangat potensial.

Saat itu melihat jika bisnis ini memiliki kesempatan untuk lebih besar dalam berkembang akhirnya mereka memutuskan untuk berbisnis di bidang ini. Modal awal senilai 5 juta yang didapat dari sang ayah digunakan untuk membeli perlengkapan dan juga peralatan membuat puding. Puding yang mereka buat adalah puding yang berbeda dengan bahan dasar menggunakan susu nabati yang lebih sehat.

Selain itu, Puding Puyo ini juga menarik karena banyak sekali rasa yang ditawarkan. Mulai dari rasa taro, bubble gum, green tea, cokelat, mangga, dan lainnya. Kemudian Puyo pun selalu memberikan inovasi-inovasi dari varian produk yang ditawarkan. Inilah yang membuat Puyo sangat berbeda dang sangat menarik minat orang-orang pada saat pertama kali produk mereka diluncurkan.

rasa puyo

Dijual dengan harga mulai dari Rp12.500 per cup hingga Rp135.00 untuk selusin cup puding ternyata mampu memberikan omset yang sangat di luar ekspektasi kakak beradik tersebut. Mereka semakin yakin dengan bisnis dari Puyo ini. Sehingga banyak cara yang dilakukan untuk membuat Puyo semakin berkembang yaitu dengan menambah jenis varian dari puding itu sendiri. Seperti misalnya dengan membuat minuman yang bahan utamanya menggunakan puding.

Cara penjualan mereka yaitu dengan menggunakan media sosial dan juga dengan mengikuti bazaar. Dari sanalah ternyata mereka melihat para konsumen sangat tertarik dan semakin menyukai produk puding dari Puyo yang memang lembut, rasa yang pas dan dengan banyaknya pilihan varian rasa. Sampai akhirnya mereka memutuskan untuk membuka gerai atau booth di dalam mall yang pertama kali di resmikan di pusat perbelanjaan Alam Sutera, Tangerang.

Puyo
Kian hari semakin banyak orang yang tertarik apalagi dari kalangan anak-anak muda sehingga membantu juga dalam penjualan dan pengenalan produk melalui informasi yang mereka sebarkan melalui sosial media. Sementara itu sebuah bisnis tentu saja ada naik turunnya sehingga jangan sampai kesuksesan yang sudah didapat tak lantas membuat keduanya terlena. Salah satu cara yang digunakan adalah dengan terus melakukan inovasi-inovasi produk.