Jangan Sembarangan, Memberikan Kartu Nama Ada Etikanya Lho!

etika dalam memberikan kartu nama

Sebuah etika yang baik memang sangat dibutuhkan apalagi di dunia kerja. Jika kita memiliki sikap atau etika yang baik maka akan tercermin citra yang baik terhadap lawan bicara atau orang-orang dilingkungan tersebut. Kesan pertama itu cukup penting untuk pertemuan-pertemuan berikutnya. Apalagi dalam dunia kerja dan bisnis kita perlu membangun relasi sebanyak-banyaknya juga sebaik-baiknya.

Sebagai seorang Profesional dalam dunia kerja tentu kamu sudah tahu kan apa saja yang dibutuhkan agar saat bertemu dengan seorang klien. Salah satu material promosi yang cukup efektif adalah dengan menggunakan Kartu Nama sebagai alat identitas diri.

(Baca Juga : Jangan Sampai Tidak Cantumkan Informasi Ini Pada Kartu Nama)

Jepang adalah salah satu Negara yang menggunakan kartu nama sebagai tanda pengenal saat bertemu dengan orang yang baru ditemui. Kartu nama ini biasanya diisi dengan informasi pada umumnya seperti nama, alamat, nama perusahaa/organisasi, jabatan, jenis pekerjaan, nomor telepon, email, dan bisa juga alamat website.

 

to live a creative life, we must lose our fear of being wrong.

Namun jangan salah lho ternyata di Jepang sendiri ada etikanya dalam memberikan dan menerima kartu nama. Mau tahu bagaimana tata cara bertukar kartu nama yang berlaku di Jepang, simak ulasannya berikut ini ya Praktiser.

  • Pada saat melakukan penukaran kartu nama harus dilakukan dalam kondisi sedang berdiri.
  • Saat menyerahkan kartu nama pun yang lebih dulu┬ámemberi adalah orang yang lebih muda, jabatannya yang lebih rendah atau pun seorang tamu terlebih dahulu.
  • Namun berbeda jika saat bertemu dengan orang kemudian ia memperkenalkan diri maka yang lebih dahulu memberikan kartu nama ialah orang yang diperkenalkan lebih dulu.
  • Menggunakan tangan kanan saat memberikan kartu nama dan menerimanya dengan kedua tangan. Akan tetapi pada saat sedang tidak bisa menerima dengan dua tangan maka boleh menerima dulu dengan tangan kanan kemudian segera disusul dengan tangan kiri. Dengan begitu tetap diterima terlihat dengan kedua tangan.

kartu nama

  • Di saat kamu menyerahkan kartu nama sebutkan pula nama perusahaan, nama dan juga bagian apa kamu bertugas. Ucapkan dengan jelas.
  • Saat menyerahkannya pun kamu harus memposisikan kartu nama dengan arah yang bisa dibaca oleh penerima.
  • Sebagai orang yang menerima kamu juga perlu menghafalkan informasi yang sudah disebutkan saat berkenalan tadi dan bisa langsung menyimpan kartu nama tersebut dalam tempat kartu nama.
  • Pada saat kamu melihat namanya dan kamu merasa bingung atau tidak yakin bagaimana cara menyebut nama orang tersebut bisa langsung ditanyakan kepadanya dengan sopam “Mohon maaf kalau tidak sopan, apakah sudah betul saya membaca ini dengan Bapak/Ibu….(nama orang tersebut)” ini untuk memastikan jika kamu tidak salah menyebut nama orang tersebut.
  • Saat kamu menerima banyak kartu nama dari orang-orang yang berbeda dalam satu waktu maka bariskan diatas meja untuk dihapalkan. Usahakan jangan terlalu lama dan segeralah simpan kartu nama tersebut.
  • Jangan mencatat informasi apapun di atas kartu nama didepan orangnya secara langsung, jika ingin mencatat sekalipun lakukan jika orang tersebut sudah pergi.

Wah, ternyata banyak ya etika yang harus diperhatikan saat memberikan kartu nama. Ini semua tujuannya untuk memberikan kesan yang baik antara orang yang memberi dan juga menerimanya. Diharapkan setelah ini bisa terus terjalin komunikasi dan hubungan kerja yang berlanjut untuk kedepannya.

Yuk coba untuk dipraktekan!