7 Hal Unik Yang Hanya Ada Di Hari Imlek

tradisi unik saat imlek

Tanggal 8 Januari nanti seluruh masyarakat Tionghoa akan merayakan hari raya Imlek yang tentunya ini adalah hari yang sangat penting di dalam tradisi Cina. Ternyata hari raya Imlek ini sendiri sudah ada sejak 4000 tahun yang lalu lho Praktiser! Dalam prosesnya kini pada saat perayaan hari raya Imlek pun semakin berkembang tradisi-tradisi yang ada dan itu seperti hal yang turun-temurun untuk dilakukan.

Ternyata banyak sekali tradisi unik yang menghiasi perayaan hari raya Imlek ini. Ingin tahu apa saja keunikan yang hanya ada dan terjadi di hari Imlek ini dia 7 tradisi unik saat Imlek.

(Baca Juga : 7 Kartu Nama Terunik Yang Pernah Ada)

  • Barongsai

barongsai

 

Tentunya Praktiser sudah tahu kan dengan yang satu ini? Di tempat-tempat umum seperti mall atau di jalan-jalan pada saat perayaan Imlek barongsai seringkali muncul. Barongsai ini merupakan tarian tradisional khas Cina yang merupakan lambang dari kesenangan dan juga kebahagiaan. Tarian barongsai ini dilakukan oleh beberapa orang dengan menggunakan kostum yang menyerupai singa dan menampilkan aktraksi-aktraksi.

  • Angpao

tradisi imlek

Nah kalau yang satu ini adalah benda wajib yang harus ada pada saat Imlek. Tradisi bagi-bagi angpao ini merupakan momen yang paling ditunggu-tunggu. Tradisi ini bisa adalah dimana orang yang sudah berkeluarga harus memberikan rezeki yang dimasukkan ke dalam angpao ini kepada anak-anak dan juga orang tuanya. Uang yang dimasukkan kedalam angpao ini pun tidak boleh berjumlah ganjil karena ini berhubungan dengan pemakaman. Wah unik banget ya Praktiser!

  • Dekorasi rumah

dekorasi rumah saat imlek

Biasanya pada hari raya Imlek, semua keluarga besar keturunan Tionghoa akan berkumpul dan merayakan Imlek bersama – sama. Nah, agar suasana rumah semakin terasa nuansa Imlek nya, maka tidak heran jika menjelang Imlek banyak orang berbondong – bondong berburu pernak – pernik bertemakan Imlek untuk menghiasi rumah mereka dan pastinya didominasi dengan warna merah sebagai lambang kesejahteraan dan keberuntungan. Selain itu, biasanya tuan rumah juga akan menempel kertas bertuliskan kalimat atau kata – kata baik dan mengecat ulang pintu rumah mereka.

  • Hidangan tradisi tahun baru Imlek

makanan imlek

Hari raya apapun akan terasa kurang lengkap jika tidak disajikan makanan wajib saat hari perayaan tersebut. Begitu juga di saat Imlek, untuk mereka yang budaya Tionghoa nya masih kental, biasanya di saat Imlek mereka menyajikan minimal 12 macam masakan dan 12 jenis kue di saat Imlek lho! Sajian tersebut bukan sembarang disajikan, melainkan melambangkan 12 macam shio yang ada. Selain melambangkan shio, masing – masing makanan tersebut juga memiliki makna tersendiri. Misalnya, ayam utuh yang melambangkan kemakmuran keluarga, mie panjang yang melambangkan panjang umur yang cara menyantapnya tidak boleh dipotong atau kue lapis legit yang mengartikan rezeki yang berlapis – lapis.

  • Bersih – bersih rumah

bersih-bersih saat imlek

Dalam budaya Tionghoa, wajib hukumnya untuk membersihkan rumah tapi, sebaiknya rumah dibersihkan sehari sebelum perayaan Imlek dilakukan. Membersihkan rumah berarti membuang segala keburukan yang menghalangi datangnya keberuntungan. Sebaliknya, dalam budaya Tionghoa sangat tidak disarankan untuk menyapu dan membersihkan rumah tepat di hari Imlek karena akan membuang keberuntungan di tahun tersebut.

  • Petasan

petasan imlek

Sama halnya seperti saat kita memasuki tahun baru yang identik dengan petasan meriah dimana – mana. Begitu juga di saat hari perayaan Imlek yang juga dihiasi dengan bunyi – bunyi petasan yang menggema, karena menurut kepercayaan Tionghoa, membakar petasan tepat di hari raya Imlek wajib dilakukan untuk mengusir nasib – nasib buruk di tahun sebelumnya dan mengharapkan tahun baru yang lebih bahagia dan lebih baik.

Makanan yang dipantang

makanan pantangan saat imlek

Meskipun saat Imlek disuguhi bermacam – macam makanan namun, ada satu makanan yang ternyata pantang dimakan di saat Imlek lho! Yaitu bubur. Kenapa? Karena dalam tradisi masyarakat Tionghoa, bubur melambangkan simbol kemiskinan. Selain pantang makan bubur di hari Imlek, pantangan lain yang berhubungan dengan makanan adalah cara makan ikan yang tidak boleh dibalik posisinya. Selain itu, ikan yang disantap pada hari Imlek tidak boleh dihabiskan seluruhnya tapi, disisakan untuk acara makan keesokan harinya. Hal ini dimaksudkan untuk melambangkan peningkatan di tahun berikutnya.

Itu dia beberapa tradisi – tradisi unik yang ada saat Tahun Baru Imlek datang. Seru kan Praktiser? Meskipun tidak semua ikut merayakan Imlek ini tapi, kita semua bisa ikut merasakan suasana Imlek yang kental terasa karena tradisi – tradisi di atas yang masih dilestarikan sampai sekarang.