Dari Karyawan Sukses Jadi Pengusaha Percetakan

competitor

competitor

Dino, pemilik Dream Design Creative ini awalnya karyawan di sebuah perusahaan percetakan dan desain ternama di Surabaya, dari tahun 2002 hingga 2005 Dino menjadi desainer tetap di perusahaan tersebut, lalu pada akhir 2005 Dino memutuskan resign sebagai karyawan dan mendirikan DD Creative. Dino Wicaksono begitu nama lengkapnya adalah alumni SMA 2 Kediri tahun 2000 yang kini sukses membuka usaha sendiri sebuah studio desain yang sekarang berkembang pesat di Surabaya. Usahanya sudah merambah ke percetakan, dari mulai cetak brosur, kalender, sticker, buku, undangan, packaging, majalah, dan semua jenis cetakan lainnya.
Pengusaha muda kelahiran 29 tahun silam ini begitu mencintai dunia desain. Sempat mengenyam kuliah hukum selama empat semester di Ubaya, namun karena merasa dunia desain begitu menarik baginya, akhirnya memutuskan untuk terjun sepenuhnya sebagai desainer grafis dan lebih memilih meninggalkan bangku kuliah untuk serius menggeluti bidang desain.
Berkarir selama tiga tahun sebagai graphic designer tetap di sebuah perusahaan desain dan percetakan ternama, memberi bekal pengalaman desain yang dirasa cukup bagi Dino untuk kemudian memutuskan membuka usaha sendiri di bidang desain. Kecintaan pada dunia desain, jiwa usaha yang sudah dimiliki, idealisme untuk mandiri bisa membuka usaha sendiri yang mendorong Dino berani melangkah keluar sebagai karyawan dan mulai merintis studio desain miliknya.
Dino yang sudah dikaruniai dua anak ini menuturkan, bahwa di awal-awal membuka usaha, tantangannya cukup berat, “yang paling berat adalah meyakinkan istri kalau ini jalan Dino untuk maju… karena istri masih belum yakin akan kemampuan Dino tapi akhirnya mengijinkan” begitu tuturnya. Tantangan lainnya ialah modal yang sangat terbatas, uang untuk bertahan hidup tidak ada, hanya cukup untuk sebulan karena itu adalah gaji terakhir. Namun dibalik keterbatasan modal yang dihadapi, Dino terus maju melangkah. Mulai dari memasang iklan di koran sampai dia bergerilya mencari pelanggan lewat Yellow Pages dan menawari mereka jasa desainnya lewat SMS, “aku ambil acak nomor dari Yellow Pages, dari sekitar 100 SMS nyantol cuma satu, tapi dari satu ini muncul gunung es..” ungkapnya.
Pelan tapi pasti usaha desainnya mulai dikenal banyak orang, dan pesananpun datang dari mana-mana.  Kini tak kurang dari 30 pelanggan setiap bulan mempercayakan desainnya pada Dino. Pelanggan tak hanya datang dari Surabaya saja dan Jawa Timur, tapi juga datang dari Pangkal Pinang, Pontianak, Banjarmasin, Barabai, Makassar, Maluku, Mataram, Bali, Lombok, Jakarta, Bandung,  Jogja, dan kota-kota lainnya. Portofolio lengkapnya bisa dilihat di http://dd-creative.blogspot.com
Menjalankan usaha di bidang desain memang dituntut kreatifitas dan harus selalu update dengan trend serta perkembangan terbaru, untuk itu Dino selalu mengikuti perkembangan dunia desain baik lewat internet maupun lewat buku-buku.
Dino kini merasa sudah sangat bersyukur sebagian impiannya sudah terwujud untuk dapat memiliki usaha sendiri, bekerja sendiri tanpa paksaan dari orang lain, “bisa dekat anak istri bahkan bisa bantu masak..” selorohnya. Yang jelas kini pendapatannya sebagai pengusaha jauh lebih besar ketimbang dulu masih sebagai karyawan, “..berkali-kali lipat” katanya. Mengenai omzetnya, young entrepreneur yang ketika di Smada terakhir duduk di kelas 3 IPS 1 ini mengatakan, dalam sebulan rata-rata sekitar Rp 60 Juta bisa diraupnya.
Meskipun kini Dino sudah menuai kesuksesan dari bisnisnya, namun bukan berarti dia tidak pernah mengalami kegagalan, sering juga dia mengalaminya, pernah dia tertipu broker percetakan hingga harus menjual mobil satu-satunya untuk menutupi kerugian. Tapi sebagai pengusaha yang sudah tentu harus bermental tahan banting dan tentu menyadari segala resiko Dino tak gentar mengalami kegagalan dan dijadikannya itu sebagai pembelajaran berharga.
Mengenai persaingan, diakuinya banyak sekali kompetitor, “banyak pemainnya… tapi semakin rame semakin asyik….. kayak pasar…… ngga usah takut persaingan karena rejeki itu udah ada yang ngatur… yang penting niatnya baik Insya Allah pasti lancar” terangnya.
Ketika ditanya apa kiat-kiatnya sukses dalam berbisnis, Dino membagikan tips ‘sederhana’ “yang penting berdoa dan jangan patah semangat dan terus berusaha saja pasti jalan itu akan terbuka dengan sendirinya ketika kita berusaha”
Kesuksesan Dino dalam berwirausaha ini sekaligus membuktikan, bahwa untuk membuka usaha sendiri modal uang bukan segalanya, yang penting adalah modal kemauan. Dan meskipun Dino bukan berlatar belakang pendidikan desain grafis namun ia tetap bisa menggeluti usaha di bidang desain grafis, kuncinya adalah SUKA, karena ia suka dan jatuh hati pada dunia desain grafis, apapun dilakukan, belajar dari manapun dan dari siapapun dilakukan.
Dino kini masih mempunyai impian dan berusaha mewujudkannya yaitu untuk mengembangkan studio desainnya bisa memberikan solusi desain terlengkap dan terintegrasi serta bisa membuka kantor cabang di berbagai kota di Indonesia, pada akhirnya impiannya kelak bisa menjadi World Class Design Company. Semoga apa yang diimpikannya bisa segera terwujud. Itulah sosok alumni Smada Kediri yang sukses bertransformasi dari karyawan menjadi pengusaha muda yang sukses.