Para Pengusaha Percetakan Targetkan 5% Untuk Pertumbuhan Di 2016

cetak brosur

Jelang tutup tahun 2015, kalangan pebisnis percetakan menatap langkah positif di tahun mendatang. Apalagi proyeksi pertumbuhan ekonomi domestik tahun depan bisa lebih baik dari tahun ini.

Menurut Jimmy Juneanto, Presiden Persatuan Perusahaan Grafika Indonesia bahwa pertumbuhan industri percetakan nasional pada tahun depan bisa meraup pertumbuhan positif. Ia memprediksi pertumbuhan antara 5% sampai 5,5%.

Menurutnya selama nilai tukar rupiah terhadap dollar  Amerika Serikat tidak terus melambung, gambaran bisnis percetakan tahun depan masih bisa positif. Maklum, bagi industri percetakan, fluktuasi dollar sangat mempengaruhi laju bisnis industri percetakan.

Jimmy menjelaskan, kenaikan kurs terkadang membuat perusahaan percetakan kesulitan menyesuaikan kenaikan harga jual. “Kami tidak seperti PLN, yang bisa langsung menyesuaikan harga,”  imbuhnya.

Maklum, komponen dollar di industri percetakan lumayan membebani. Ia mencontohkan untuk perusahaan percetakan beroplah gede, biasanya kebutuhan dollar kisaran 20%-25%, sebelum termasuk peralatan. Sedangkan untuk percetakan beroplah kecil, kebutuhan dollar bisa jauh lebih tinggi hingga 50%. Penggunaan bahan baku kertas yang lebih sedikit rupanya mendorong penggunaan komponen impor yang lebih banyak.